Mengurus SHGB menjadi SHM

Hari ini kembali mengantar suami mengurus SHGB menjadi SHM ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bogor yang berada dikawasan Pemda Cibinong.

Datang ke BPN Bogor jam 8.00 pagi. Niatnya supaya bisa ijin setengah hari kerja karena kemarin sudah ambil Annual Leave. Sampai sana semua pegawai BPN sedang morning briefing jadi menunggu dulu deh..

Untung ada pak satpam, setelah menanyakan keperluan kami dan memberikan nomor antrian saya diminta untuk membeli map Peningkatan Hak di Koperasi. Tepatnya di belakang Mushola. Mapnya seharga Rp.10rb sudah termasuk surat permohonan peningkatan hak yang harus isi dan ditandatangan diatas materai 6000. Don’t worry karena untuk materai ini kita juga bisa dapatkan dikoperasi dengan harga rp. 7rb.

Setelah mengisi surat permohonan tersebut lampirkan :
1. Foto copy KTP yang masih berlaku (asli diperlihatkan)
2. Foto copy IMB (asli diperlihatkan)
3. Foto copy PBB tahun terakhir (asli diperlihatkan)
4. Sertifikat asli
5. Foto copy Sertifikat

Harusnya map tersebut saya masukan ke loket nomor 2 sesuai dengan nomor antrian yg saya terima tapi berhubung sampai jam 9 lewat diloket 2 tidak ada petugas maka saya tanya di loket 3 akhirnya map tersebut diterima petugas loket 3 (entahlah, sepertinya para petugas agak terlambat sarapan hari ini karena harus mengikuti apel pagi, soalnya saya sempet lihat ob yang bolak-balik membawa nampan makanan. Selain itu dari 9 loket hanya ada 4 petugas yang sudah standby di loketnya masing2).
Setelah dicocokan dengan yang asli kemudian kami diminta menunggu mungkin untuk proses pengecekan dokumen.

Tidak sampai 1 jam nama suami dipanggil oleh loket 2. Kami diberikan kuitansi rangkap 2 untuk pembayaran Perubahan hak dari HGB menjadi HM. Pembayaran diloket 9 sebesar Rp. 50rb.
Bukti pembayaran kami serahkan kembali ke loket 2, kemudian kami menerima Tanda Terima Dokumen dan Bukti Pembayaran yang asli.

Setelah itu kami bisa pulang dan kembali 1 bulan kemudian untuk pengambilan Sertifikat yang sudah di rubah dengan membawa Bukti pembayaran dan Bukti Tanda Terima Dokumen asli. Ingat yang asli loh karena untuk salinan/fotocopy tidak akan dilayani. Wuaah harus disimpan extra hati-hati nih.

Jadi total biaya untuk pengurusan ini :
1. Map & surat permohonan  = Rp. 10.000,-
2. Materai 6000                        = Rp. 7000
3. Foto copy                              = Rp. 1500
4. Biaya perubahan                  = Rp. 50.000,-

Hmmm…..berapa yah biayanya apabila kita urus melalui Notaris?  Kalau urus sendiri itu kuncinya cuma sabaaar hehehe

2 thoughts on “Mengurus SHGB menjadi SHM

  1. Hi Mbak Susi ..gimana setelah sebulan mengambil SHMnya apa dikenain biaya lagi..mohon kabarnya ya……

    • hi Rainbow… tidak ada biaya apapun. Sertifikat tetap menggunakan yg lama hanya,mencoret “guna bangunan” diganti dengan stemple “milik”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s