Tengkurap

Masih dengan terapi yang sama.

Visit kali ini sebelum “diketok” sang terapi meminta saya tengkurap. Kemudian mulailah pinggang belakang saya dipukul-pukul. Tidak keras. Pukulan pelan dan lambat-lambat. Ada rasa hangat yang saya rasakan didaerah pinggang. Seharusnya sang terapi bilang ada sesuatu yang berjalan ke arah atas tapi untuk yang itu tidak (belum) saya rasakan. Duh, apakah itu berarti kondisi saya tidak bagus yah ? #ga berani tanya.

Oh ya, selain melakukan terapi-2 tersebut sang terapi menyarankan saya juga untuk pijat ke Paraji (istilah dukun pijat bayi). Setelah cari info sana-sini saya dapat info ke Mak Udin. Usianya sudah sepuh. Dan menurut warga sekitar dimasa mudanya beliau adalah dukun beranak yang handal. Sudah dua kali saya dipijat oleh beliau. Biasanya setelah habis haid. Emak bilang kondisi peranakan saya bagus dan saya diminta untuk satu kali lagi visit. Namun emak juga tidak bisa menjanjikan apa-apa karena bagaimanapun semua kembali kepada kehendak-NYA.

Ya Allah, semoga ada keajaiban dibulan Maret ini untuk kami.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s