Seberapa Bahaya Tempat Plastik yang Anda Pakai ??

Postingan pertama di tahun 2011🙂

ini info yang sangat bagus tentang penggunaan kantong kresek. Semoga bermanfaat yach….

by Tupperware Indonesia on Monday, December 27, 2010 at 5:26pm

kresek Sejumlah negara sudah meminimalikan penggunaan tas kresek untuk menaruh groceries. Beberapa negara masih sebatas mengeluarkan imbauan agar konsumen dan supermarket berhenti penggunaan tas kresek. Tapi juga ada beberapa negara lain yang terang-terangan  melarang peredaran tas kresek untuk groceries. Bahkan  negara yang masih sebatas mengeluarkan imbauan, sebenarnya juga mulai bersikap tegas. Misalnya, pengunjung supermarket harus membayar jika tetap nekat ingin menggunakan tas kresek.

Sebagai pengganti wadah groceries, konsumen kini mulai berpaling pada plastik container atau wadah plastik untuk menaruh groceries. Sebagai alat yang bisa digunakan berulang-ulang, wadah plastik ini bisa dibawa sejak dari rumah.

Hanya saja tak semua wadah plastik aman untuk menaruh groceris, khususnya untuk makanan. Produsen alat-lat plastik selama ini wajib mencantumkan simbol atau kode yang menunjukkan jenis plastik yang mereka gunakan. Ini berguna agar konsumen dapat memilih wadah plastik yang aman untuk menaruh groceries atau makanan. Wadah plastik yang aman untuk makanan lazim disebut sebagai food grade.

Tempat makanan yang masuk  kategori “food grade” hampir selalu dibuat dalam konstruksi yang kokoh, tebal, dan bentuknya permanen, bisa berupa kotak atau tabung. Peralatan plastik  yang aman biasanya juga bisa dipakai berulang-ulang setelah dibersihkan. Di negara-negara maju sudah ada kesadaran kolektif untuk mengurangi penggunaan kantong plastik untuk berbelanja. Misalnya, pihak supermarket sengaja tak menyediakan kantong plastik gratis kepada pembeli. Ini maksudnya  agar pembeli membawa sendiri tempat belanjaannya sejak dari rumah.

Di bawah ini adalah simbol peralatan dari plastik:

1. PETE atau PET (polyethylene terephthalate) biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih, transparan, tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Botol-botol dengan bahan #1 dan direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai untuk air hangat apalagi panas. Buang botol yang sudah lama atau terlihat baret-baret.

2. HDPE (high density polyethylene) biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu. Sama seperti #1 PET,juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian.

3. V atau PVC (poly vinyl chloride) adalah plastik yang paling sulit di daur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (plastic wrap), dan botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.

4. LDPE (low density polyethylene) biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek. Barang-barang dengan kode #4 dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang dengan #4 bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan.

5. PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini bila membeli barang berbahan plastik.

6. PS (polystyrene) biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China.

7. Lain-lain (biasanya polycarbonate) biasa didapatkan di tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate.

Sampai di sini, makin banyak informasi tentang alat-alat plastik yang food grade dan bisa dipakai berulangkali, dan bisa berperan menggantikan tas kresek.  Pemakaian alat plastik yang food grade dapat ikut membantu mengurangi sampah plastik, terutama tas kresek, yang terbukti banyak merugikan lingkungan dan kesehatan.

Sekalipun begitu, tak kalah penting adalah perlunya niat baik kita yang kuat untuk mengubah kebiasaan dari menggunakan tas kresek ke kotak plastik food grade untuk menaruh belanjaan atau groceries di supermarket. Lantas kapan kita bisa memulainya? Jawabnya, sekarang juga.

source : by Google

source : by Google

Nah, jadi alangkah baiknya kita tahu sifat-sifat bahan plastik tersebut sebelum menggunakannya, cekidot …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s