Kisah seorang Istri yang membuat sang suami tergila-gila padanya

Dapat kiriman dari teman via whatsapp. Huuhuh judulnya cetar ya,  tapi isinya saya suka. Semoga menjadi pembelajaran untuk saya.

————
Seorang Ayah bercerita pd anak perempuannya,

Suatu hari seorang wanita tua diwawancarai oleh seorang presenter dalam sebuah acara tentang rahasia kebahagiaannya yang tak pernah putus.

Apakah hal itu karena ia pintar memasak? Atau karena ia cantik? Atau karena ia bisa melahirkan banyak anak, ataukah karena apa?

Wanita itu menjawab :
  “Sesungguhnya rahasia kabahagiaan suami istri
ada di tangan sang istri, tentunya setelah mendapat taufik dari Allah. Seorang istri mampu menjadikan rumahnya laksana surga, juga mampu menjadikannya neraka.
Jangan Anda katakan karena harta !
Sebab betapa banyak istri kaya raya namun ia rusak karenanya, lalu sang suami meninggalkannya.

Jangan pula Anda katakan karena anak-anak !
Bukankah banyak istri yang mampu melahirkan banyak anak hingga sepuluh namun sang suami tak mencintainya, bahkan mungkin menceraikannya.

Dan betapa banyak istri yang pintar memasak.
Di antara mereka ada yang mampu memasak hingga seharian tapi meskipun begitu ia sering mengeluhkan tentang perilaku buruk sang suami.”

Maka sang peresenter pun terheran, segera ia berucap:

“Lantas apakah #rahasia nya..?”

Wanita itu menjawab:

“Saat suamiku marah dan meledak-ledak, segera aku diam dengan rasa hormat padanya. Aku tundukkan kepalaku dengan penuh rasa maaf.
Tapi janganlah Anda diam yang disertai pandangan mengejek, sebab seorang lelaki sangat cerdas untuk memahami itu.”

“Kenapa Anda tidak keluar dari kamar saja..?” tukas presenter.

Wanita itu segera menjawab:

“Jangan Anda lalukan itu! Sebab suamimu akan menyangka bahwa Anda lari dan tak sudi mendengarkannya. Anda harus diam dan menerima segala yang diucapkannya hingga ia
tenang.
Setelah ia tenang, aku katakan padanya;
‘Apakah sudah selesai?’
Selanjutnya aku keluar….
Sebab ia pasti lelah dan butuh istirahat setelah melepas ledakan amarahnya.
Aku keluar dan melanjutkan kembali pekerjaan rumahku.”

“Apa yang Anda lakukan?
Apakah Anda menghindar darinya dan tidak berbicara dengannya selama sepekan atau lebih?” tanya presenter penasaran.

Wanita itu menasehati :

“Anda jangan lakukan itu, sebab itu kebiasaan buruk. Itu senjata yang bisa menjadi bumerang buat Anda.
Saat Anda menghindar darinya sepekan sedang ia ingin meminta maaf kepada Anda, maka menghindar darinya akan membuatnya kembali marah.
Bahkan mungkin ia akan jauh lebih murka dari sebelumnya.”

“Lalu apa yang Anda lakukan..?” tanya sang presenter terus mengejar.

Wanita itu menjawab:

“Selang dua jam atau lebih, aku bawakan untuknya segelas jus buah atau secangkir kopi, dan kukatakan padanya, Silakan diminum.
Aku tahu ia pasti membutuhkan hal yang demikian, maka aku berkata-kata padanya seperti tak pernah terjadi sesuatu sebelumnya.”

“Apakah Anda marah padanya..?” ucap presenter dengan muka takjub.

#Wanita itu berkata:

“Tidak…

Dan saat itulah suamiku mulai meminta maaf padaku dan ia berkata dengan suara yang lembut.”

“Dan Anda mempercayainya..?” ujar sang presenter.

Wanita itu menjawab :

“Ya. Pasti. Sebab aku percaya dengan diriku dan aku bukan orang bodoh.
Apakah Anda ingin aku mempercayainya saat ia marah lalu tidak mempercayainya saat ia tenang..?”

“Lalu bagaimana dengan harga diri Anda?” potong sang presenter.

“Harga diriku ada pada ridha suamiku dan pada tentramnya hubungan kami.
Dan sejatinya antara #suami #istri sudah tak ada lagi yang namanya harga diri.
Harga diri apa lagi..?!!
Padahal di hadapan suami Anda, Anda telah lepaskan semua pakaian Anda!”

Sop Buntut Sapi

Pingin nyoba bikin sop buntut sendiri. Kebetulan di Superindo ada buntut sapi. Cuma beli 1/2 kilo karena buat berdua sih.

Cara masaknya saya browsing dari google, tapi lupa webnya karena pilih yang paling praktis dan mudah. Oh ya, tidak ada takaran bumbu juga hanya perlu kelihaian icip-icip sesuai selera heheh.

Bahan :

  • Buntut Sapi
  • Wortel iris  sesuai selera
  • Kentang iris sesuai selera
  • Daun Bawang Seledri iris agak halus
  • Bawang goreng

Bumbu :

  • Bawang merah + putih
  • Lada
  • Biji pala
  • Kapulaga
  • Jahe

Caranya :

  • Rebus buntut sapi bersama dengan irisan jahe dan kapulaga hingga empuk.
  • Sambil merebus buntut sapi tersebut, siapkan bumbu halus : bawang putih, bawang merah, merica dan pala.
  • Tumis bumbu halus, setelah harus masukan pada rebusan buntut sapi tersebut.
  • Setelah buntut sapi mulai empuk, masukan wortel dan kentang, rebus sebentar.
  • Setelah matang masukan irisan daun bawang + seledri dan taburkan bawang goreng.
  • Siap dihidangkan, lebih nikmat disantap dalam kondisi hangat.

 

 

 

Rica-Rica Daging Sapi

Alhamdulillah, dapat pembagian daging sapi dari Mushola dan kebetulan dapat daging sapi. Bingung mau dimasak apa. Request si Mas pingin dibuat rica-rica. Siyaaap

Bahan :

  • Daging Sapi

Bumbu :

  • Jahe digeprek atau iris
  • Daun jeruk
  • Daun salam & Sereh
  • Penyedap rasa
  • Gula putih & garam secukupnya
  • Kecap 1 sendok makan
  • Kapulaga
  • Air asam jawa 1 sendok makan
  • Bawang goreng
  • Bumbu halus : Bawang merah & putih, Tomat, Cabe merah keriting, Merica

Cara :

  • Rebus daging sapi bersama dengan jahe dan kapulaga.
  • Setelah empuk angkat dan iris tipis
  • Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak, masukan daun jeruk, daun salam, sereh, kecap manis dan air asam.
  • Setelah harum masukan irisan daging, beri air secukupnya, gula, garam dan penyedap.
  • Rebus sampai kuah mengental, bumbu meresap dan matang.
  • Taburi bawang goreng

Apa komen si dia ?

“Wow mantaaap” katanya.

Dan saya tertawa senang 😀

 

 

Test 4

hmmm… ini kali kedua saya telat haid. Klo dihitung dari tanggal terakhir haid 17 Feb 2014 berarti sudah hampir 3 minggu yah.
Sebenarnya males juga melakukan test. Takut hasilnya mengecewakan seperti sebelumnya. Apalagi si mas juga bilang tunggu telat 2 bulan aja.. what! apa ga kelamaan tuh ?
Tapi atas dorongan sahabat saya akhirnya saya test juga. Kali ini ga ke dokterlah, cukup beli test pack diapotik terdekat. kebetulan dapat merk Sensitif @22000.

image

Jam 4 pagi seperti biasa saya bangun. Sebelum wudhu saya lakukan test dulu.
Tik..tok..tik..tok… tetep deg-degan sih. Dan hasilnya adalah “masih 1 garis” alias negatif… 😦
Mas bilang ya sudah pasrah aja.. wuaaah baik dan sabar banget ya suami aku…

Semua kami kembalikan kepada-Mu ya Rabb, jika memang bukan kehamilan semoga telatnya haid ini bukan karena suatu penyakit.

Kisah Raja & Sang Menteri

Pagi- pagi dapet postingan bagus di WA tapi ga ada judulnya. Makanya saya bingung mau kasih judul apa, dari pada no title akhirnya saya pilih judul di atas 🙂
Saya repost ya barangkali bisa diambil hikmahnya…

“Alkisah, ada seorang Raja yg memiliki 10 anjing ganas untuk menghukum yg bersalah. Jika sang Raja tidak berkenan maka orang  yg salah akan dilempar ke kandang agar dicabik oleh anjing² ganas tersebut.

Suatu hari seorang menteri membuat keputusan salah & murkalah Raja. Maka diperintahkan agar sang menteri dimasukkan ke kandang anjing ganas.

Menteri berkata: “Paduka, saya tlh mengabdi padamu selama 10 tahun, tp paduka tega menghukumku begini. Atas pengabdianku slama ini, saya hanya minta waktu penundaan hukuman 10 hari saja”.
Sang Raja pun mengabulkannya. Sang menteri bergegas menuju kandang anjing² & meminta izin kpd penjaga untuk mengurus anjing²nya.
Ketika ditanya untuk apa? Maka dijawab: “Setelah 10 hari nanti engkau akan tahu”
Karena tahu dia itu seorang  menteri maka diizinkanlah dia untuk mengurus anjing2 itu.
Selama 10 hari itu sang menteri memelihara, mendekati, memberi makan bahkan akhirnya bisa memandikan anjing² tsb hingga jadi sangat jinak padanya.

Tibalah waktu eksekusi, disaksikan oleh Sang Raja.. Maka dimasukkanlah si menteri ke kandang anjing, tetapi Raja kaget saat melihat anjing² itu justru jinak padanya. Maka dia bertanya pada si menteri, ‘Apa yg telah engkau lakukan pada anjing² tersebut?  Jawab menteri: “Saya telah mengabdi pada anjing² ini selama 10 hari & mereka tidak melupakan jasaku!
Terharulah Sang Raja, meleleh airmatanya lalu dibebaskanlah sang menteri dari hukuman & dimaafkan.
*****

Saudaraku, hikmah dari cerita di atas adalah:
Agar kita tidak mudah melupakan kebaikan2 dari orang² terdekat kita, hanya karena kejadian sesaat yang tidak mengenakkan.
Jangan mudah menghapus kenangan, persaudaraan dan persahabatan yang telah terukir bertahun lamanya hanya karena hal² kecil yang kurang kita sukai saat ini.
Mari kita awali dengan positif thinking dan hati yang bening, menghilangkan rasa iri dan dengki dan menghadirkan rasa syukur.

Semoga Allah membimbing kita selalu dalam ridha-Nya. Aamiin YRA.:)” Barokallohulakum

Posted from WordPress for Android

Puding Kacang Hijau

Udah lama nih ga isi blog.. sok sibuk tea hahaha..
Nah berhubung hari ini lagi menghabiskan jatah cuti ceritanya bikin cemilan yang sehat. Yuk cekidot..

Bahannya :
1. Kacang hijau, cuci bersih kemudian rendam beberapa jam agar tidak lama saat direbus
2. Gula Merah
3. Agar-agar warna putih
4. Susu kental manis warna putih
5. Air

Caranya :
1. Rebus kacang hijau dengan air hingga empuk. Setelah mau matang masukan irisan gula merah. Aduk sampai gula merah mencair.
2. Setelah matang dinginkan sebentar kemudian blender hingga halus.
3. Kemudian rebus kembali bersama agar-agar dan susu kental manis.
4. Diamkan sebentar kemudian masukan ke cetakan.

Nah, mudah kan ?
Oh ya untuk takaran gula disesuaikan dengan selera masing-masing yaah

image

Posted from WordPress for Android

Test 3

Hari ini tepat satu bulan dari telat haid saya…

Sudah diniatkan sih untuk periksa lagi, memastikan kalau saya baik-baik saja (sambil was-was juga sebenarnya). Makanya saya ambil jatah cuti tahunan.

Pagi-pagi saya didrop si Mas di klinik Jamsostek. Alhamdulillah pasiennya tidak terlalu ramai mungkin karena bulan puasa ya. Setelah proses pendaftaran selesai, saya diperiksa tensi, berat badan dan detak jantung.

Kemudian di depan Ibu dokter saya ceritakan kondisi saya yang sudah telat 1 bulan dengan hasil test negatif untuk itu saya minta dirujuk ke SPOG. Karena beliau kurang percaya dengan hasil test saya dan kemungkinan salah membaca hasil test pack maka saya diminta untuk test urine lagi. Sambil menunggu test masih berharap semoga berubah jadi positif sehingga saya tidak harus ke SPOG heheh.. Tapi ternyata itu hanya hayalan… Lagi-lagi hasilnya negatif. Akhirnya saya dirujuk ke SPOG dengan diagnosa sementara : Amenorrhea 6 minggu (PP test negatif).

Oh ya untuk biaya test ini karena tidak termasuk pengobatan Jamsostek maka dikenakan biaya Rp. 20.000,-

Setelah surat rujukan ke dokter SPOG siap, siang itu juga saya pergi ke sana. Ke Rumah Sakit Sentra Medika di Cibinong. Diangkot menuju Rumkit saya chat si Mas via WhatsApp

Saya     :  Aq berangkat mas.. Doain ya walaupun ga hamil aku ga knapa2

Mas     :  Amin… Doaku slalu menyertaimu Bu

Saya     :  Wuaah.. Bikin meleleh hatiku

Mas     :  Pokoknya dibawa enjoy aja, jangan stress okey Bu

Saya     :  I will… Think happy

Singkat sih, tapi bikin meleleh … so sweet gitu…heheh

Pas giliran saya dipanggil (Alhamdulillah dapat dokternya perempuan) saya serahkan hasil test pack tadi. Dari perbincangan sebentar kemudian saya di USG. Sekali lagi Alhamdulillah, tidak ada apa-apa di Rahim saya. Telat haid ini kemungkinan karena factor stess. Dokter tidak memberikan obat apapun. Hanya saja apabila 2 minggu ke depan masih belum haid saya diminta datang kembali untuk dilakukan cek ulang. Dan apabila hasil masih negatif maka akan diberikan obat peluruh haid.

Hasil USG saya :

USG

Karena menggunakan rujukan Jamsostek maka di Rumkit ini hanya dikenakan biaya Rp. 52.500,-

Aaah, akhirnya kekhawatiran musnah walaupun di dalam hati tetap sedih karena hasil test pack itu selalu negatif, tetapi yang paling penting tetap bersyukur karena saya baik-baik saja. Alhamdulillah….