Siapa sih yang tidak ingin memiliki anak ? …
Tahun ini kami akan melewati 11th aniversary. Bukan waktu yang singkat melewati semuanya hanya berdua… Belum lagi pertanyaan dari kerabat dan rekan yg selalu bertanya “kapan punya momongan? ” Ugh, entah sudah berapa ratus kali kami menerima pertanyaan sejenis. Biasanya saya hanya tersenyum dan meminta mereka untuk mendo’akan saya.
Andai mereka tahu kalau kami juga rindu untuk memiliki buah hati. Suatu harapan yang selalu kami bawa dalam setiap do’a. Sebagai seorang istri tentunya saya juga ingin merasakan fase kehidupan menjadi seorang Ibu. Selain itu juga ingin membahagiakan suami karena anak adalah cahaya mata, penghibur hati penyejuk jiwa meski suami tidak pernah terlalu menuntut tentang hal ini. Saya juga ingin menjaga kelangsungan keturunan dengan melahirkan generasi-generasi muslim, yang akan bersama-sama berjuang mengagungkan nama Allah swt di muka bumi ini. Insya Allah.
Ketika memutuskan untuk menikah tidak ada niat sedikitpun untuk kami menunda kehamilan.. Meski pada waktu itu saya masih berstatus mahasiswi tingkat 2 dan suami tingkat akhir. Segera memiliki anak adalah harapan kami setelah menikah.
Setelah 1.5 tahun tidak ada juga tanda-2 kehamilan akhirnya kami memutuskan untuk konsultasi ke Dr.Spog, waktu itu saya dinyatakan memilkii Kista di ovarium. Lemes rasanya mendengar berita itu. Tapi kemudian saya & suami memutuskan untuk mecari second opinion. Dan di Dr.Spog kedua pun ternyata hasilnya sama. Tahun 2002 saya melakukan operasi pengangkatan kista.
Anak adalah amanah Allah, setelah melalui berbagai pengobatan entah itu medis ataupun alternative kehamilan itu belum kami dapatkan. Saya percaya bahwa ini adalah bentuk ujian kesabaran untuk saya dan suami. Kami tidak akan pernah putus asa berdo’a meminta diberi kepercayaan untuk memiliki keturunan.
“ Rabbihabliimilladunka dzurriyatan thayyibah, innaka samii `udduaa.”
Ya Tuhanku berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengarkan do`a. (Doa nabi Zakariya memohon keturunan, QS Al-Imran:38).


Mba susi yang sabar ya..
Tetep ikhtiar, bismillah.. setiap kejadian adl skenario yg terbaik dariNya, pasti!
Terima kasih Lita sayang….. bantu do’a ya… #peluk