Nasi Liwet Ronda

Kenapa namanya demikian ?

Karena resep nasi liwet ini saya dapat dari Bapak2 yang suka masak nasi ini kalo kebetulan ronda…

jadilah saya kasi nama Nasi Liwet Ronda..

lebih enak di santap dengan tumis jantung pisang, sambel dan lapapan.

Soal rasa dijamin lewat deh, mau tahu resepnya ? saya share ya… mareeee

Nasi Liwet

Bahan & bumbu (takaran disesuaikan kebutuhan dan sesuai selera) :

  • Beras : cuci bersih, tiriskan
  • Teri asin : cuci bersih, tiriskan
  • Bawang putih & merah : iris tipis
  • Sereh : cuci & geprek
  • Daun salam: cuci
  • Bumbu kaldu rasa ayam
  • Cabe rawit : additional, bagi yang suka pedes (tidak usah di iris)

Cara Memasak

  • Masukan bahan-bahan di atas ke panci rice cooker, masak hingga matang

Sambil menunggu nasi matang, kita siapkan bahan-2 untuk Tumis Jantung Pisang

Tumis Jantung Pisang + Teri

Bahan & bumbu (takaran disesuaikan kebutuhan dan sesuai selera) :

  • Jantung pisang : Iris kecil, supaya jantung pisang tidak hitam remas-2 dengan garam, kemudian cuci bersih
  • Teri asin : cuci bersih, tiriskan
  • Bawang putih & merah : iris tipis
  • Sereh : geprek
  • Daun salam
  • Bumbu kaldu rasa ayam
  • Cabe rawit : iris
  • Pete : potong kecil-kecil

Cara Memasak

  • Siapkan wajan, beri minyak sayur secukupnya.
  • Setelah minyak panas, tumis bawang merah & putih, sereh, daun salam dan cabe rawit
  • Setelah bumbu harum, masukan Jantung pisang, teri dan pete
  • Masak hingga air susut, jangan lupa tambahkan bumbu kaldu rasa ayam.
  • Setelah air susut angkat & hidangkan.

 

Untuk saran penyajian bisa ditambahkan sambel & lalapan.

Selamat mencoba :)

Anyer

Masih seperti tahun kemarin, piknik tahun ini juga kami ambil ke daerah pantai. Tanggal 3 Des 2011 saya dan suami kebetulan tidak ikut rombongan jadi bisa agak pagi dari rumah. Menempuh perjalanan + 3 jam dari Bogor akhirnya kami sampai juga ke pantai ini. Sangat disayangkan sepanjang jalan menuju pantai rusak, jadi harus extra hati-hati. Ga aneh juga sih klo rusak karena jalanan menuju pantai ini dilalui kendaraan berat (truk/container). Maklum jalan menuju Anyer harus melewati kawasan Industri.

Tapi mari kita abaikan jalan yang rusak karena setelah denger deru ombak jadi lupa deh sama yang rusak-rusak :)

Kami menginap di Villa Marina Anyer (untuk lebih lengkap coba visit : http://www.villamarinaanyer.com) Lokasinya tidak terlalu jauh dari Mercusuar (dilain judul nanti saya posting juga tentang si “Mercusuar” ini).

Villanya menjorok ke laut dengan view Gunung Krakatau juga terdapat dermaga untuk bersadar kapal-kapal.

Pinggir pantai yang menyatu dengan villa ini masih terdapat banyak batu karang, jadi kalo mau main air dipantai kita harus keluar dari villa ini dan berjalan 1 kilo baru deh kita akan menjumpai pantai dengan pasir putihnya.

Walau demikian di batu-batu karang ini kita bisa mendengar deru ombak sepuasnya…. Indah rasanya.. Untuk mengingatkan pengunjung, pihak penginapan menempel plang pengumuman seperti gambar ini. Tapi kalo masih mau nekat, resiko ditanggung masing-masing loh :)

Setelah check in, shalat dan makan kami lanjutkan dengan berenang. Karena saya bukan ahli renang, maka hanya “gaya pocong” yang bisa saya mainkan … hiy jangan serem dulu.. Gaya pocong itu gaya renang dengan cara loncat-loncat di atas kolam. Mirip kaya pocong kan? Xixi

Next, istirahat dan menikmati sunset, tapi karena kondisi mendung jadi sunsetnya tidak terlihat sempurna.

Malamnya kami tidur ditemani deburan ombak.. jegur-jegur..

Pagi (tepatnya ba’da shubuh, karena udara masih dingin dan masih agak gelap) saatnya main ke pantai…..

Dan kami pun bermain ombak sepuasnya….. beach I’m coming!!!!

Tips.

Ketika bermain air di pantai, usahakan untuk memakai kaca mata renang, karena air laut yang asin mengakibatkan perih jika terkena mata atau bisa juga dengan memejamkan mata ketika air laut datang.

Hmmmm…tahun depan trip kemana lagi yah????